BIG PROMO - SPESIAL DISKON 50%. WAKTU TERBATAS. KLIK DISINI UNTUK MENDAPATKAN KUPONNYA >>



Perangkat Akreditasi Sekolah SMP / MTs

Regular price 3.750.000

Perangkat Akreditasi SMP/MTs 2017 merupakan perubahan atas Perangkat Akreditasi SMP/MTs (Permendiknas Nomor 12/2009) Perubahan tersebut diberlakukan dengan beberapa pertimbangan.

  • Pertama, adanya Standar Nasional Pendidikan yang baru, terutama terkait dengan pemberlakuan Kurikulum 2013 dan penguatan pendidikan karakter.
  • Kedua, kesalahan dan ketidaksesuaian Perangkat dengan keadaan dan praktik penyelenggaraan pendidikan.
  • Ketiga, memperkuat Perangkat dan Sistem Akreditasi sebagai alat utama untuk penilaian mutu, pemetaan, dan penyusunan kebijakan pendidikan oleh masyarakat, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Pusat. 

    Perangkat Akreditasi 2017 merupakan satu kesatuan yang terdiri atas instrumen, petunjuk teknis, data pendukung, dan sistem penskoran. Proses penyusunan dan pengembangan Perangkat Akreditasi 2017 membutuhkan waktu lebih dari tiga tahun melalui tahapan kajian/penyusunan naskah akademik, uji coba di provinsi, expert judgement, validasi oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), penyelerasan dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, dan diskusi dengan Balitbang Kemendikbud serta pihak-pihak terkait lainnya.

    Perangkat Akreditasi SMP/MTs 2017 berbeda dengan Perangkat Akreditasi SMP/MTs sebelumnya.

    • Pertama, dari sisi rujukan. Perangkat Akreditasi 2017 mengacu kepada Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional 20/2003, Peraturan Pemerintah yang terkait dengan pendidikan, Standar Nasional Pendidikan (SNP), Peraturan dan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta peraturan kependidikan lain yang terkait.
    • Kedua, dari sisi jumlah butir dan metode penyajian. Perangkat Akreditasi  2017 memiliki jumlah butir pernyataan yang lebih relevan dan koheren. Masing-masing pernyataan disertai dengan petunjuk teknis, data pendukung dan bobot butir yang jelas sehingga memudahkan sekolah/madrasah, asesor dan pengguna. Selain itu dapat dikurangi semaksimal mungkin perbedaan pemahaman dan penilaian antara sekolah/madrasah dengan asesor untuk menjamin objektivitas hasil penilaian.

    • Ketiga, pemeringkatan dan hasil akreditasi. Perangkat Akreditasi 2017 memiliki skor pemeringkatan yang lebih tinggi, dan hasil Akreditasi yang meliputi nilai, peringkat, dan predikat. Pada Perangkat Akreditasi sebelumnya hasil akreditasi hanya menyebutkan nilai dan peringkat. Keempat, teknik pengolahan data dengan Sistem Penilaian Akreditasi Sekolah/Madrasah (SisPenA SM) berbasis web responsive yang dapat juga diakses dari berbagai perangkat mobile (smartphone, tab, dll.) untuk mempercepat dan mempermudah penyajian hasil Akreditasi.

        Instrumen Akreditasi sekolah/madrasah ini terdiri atas delapan komponen
        standar nasional pendidikan yang disusun oleh BSNP (Badan Standar Nasional
        Pendidikan) dan instrumen juga disusun dengan mengacu pada peraturan terkait
        lainnya. Standar nasional pendidikan tersebut meliputi: 

          • standar isi,
          • standar proses,
          • standar kompetensi lulusan,
          • standar pendidik dan tenaga kependidikan,
          • standar sarana dan prasarana,
          • standar pengelolaan,
          • standar pembiayaan, dan
          • standar penilaian pendidikan.

          Sedangkan Perangkat Akreditasi SMP/MTs terdiri atas: 

            • Instrumen Akreditasi,
            • Petunjuk Teknis (Juknis) Pengisian Instrumen Akreditasi,
            • Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi, dan 
            • Pedoman Penskoran dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi
            Keempat dokumen ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu, sebelum memilih jawaban pada butir-butir pernyataan instrumen sekolah/madrasah, Saudara harus mempelajari/memahami Juknis Pengisian Instrumen Akreditasi  dan mengisi Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung Akreditasi. 


            kriteria butir pernyataan instrumen akreditasi 

              • Terukur.
              • Jelas (tidak menimbulkan penafsiran ganda).
              • Sesuai aspek masing-masing standar.
              • Masing-masing pernyataan hanya mengukur satu aspek.
              • Masing-masing butir instrumen tidak saling bertentangan dan meniadakan butir yang lain. 

              Teknik penskoran pada butir instrumen akreditasi menggunakan skala ordinal dengan lima opsi jawaban A, B, C, D, dan E.

              Jumlah butir pernyataan instrumen akreditasi pada setiap program atau
              satuan pendidikan SMP/MTs sebanyak 124 butir pernyataan.  

              Penskoran hasil akreditasi menggunakan Program Aplikasi Penskoran dan Pemeringkatan Hasil Akreditasi. Sekolah/madrasah dinyatakan “terakreditasi”, jika memenuhi seluruh kriteria berikut:

              • Memperoleh nilai akhir akreditasi sekurang-kurangnya 71;
              • Memperoleh nilai komponen standar sarana dan prasarana sekurangkurangnya dan
              • Tidak ada nilai komponen standar di bawah 50. 

              Sekolah/madrasah dinyatakan “Tidak Terakreditasi” (TT) jika sekolah/madrasah tidak memenuhi kriteria di atas.

              Peringkat akreditasi

                • Peringkat akreditasi A (Unggul), jika sekolah/madrasah memperoleh Nilai Akhir Akreditasi (NA) sebesar 91 sampai dengan 100 (91 < NA < 100).
                • Peringkat akreditasi B (Baik), jika sekolah/madrasah memperoleh Nilai Akhir Akreditasi (NA) sebesar 81 sampai dengan 90 (81 < NA < 90). 
                • Peringkat akreditasi C (Cukup Baik), jika sekolah/madrasah memperoleh Nilai Akhir Akreditasi (NA) sebesar 71 sampai dengan 80 (71 < NA < 80).